Sistem Informasi Data Spatial (2)
Kenapa sih belajar GIS ?
Apa sih pemanfaatan GIS ?
![]() |
| SIDS 2 |
Kebanyakan orang bertanya seperti itu , mari kita jawab bersama .
Nah, berikut manfaat belajar SIG yang akan kamu dapatkan. Dijamin kamu akan berbeda dan lebih baik.
1. Bagian dari kehidupan sehari-hari
2. Mendorong untuk terus berpikir realistis
3. Memahami situasi lebih baik
4. Kamu dapat menyederhanakan sesuatu yang sangat kompleks sekalipun
5. Melihat dan memahami dunia lebih baik
6. Mendapatkan pekerjaan lebih mudah
7. Kamu akan menjadi pasangan yang mengagumkan
hehehe sudah ngerti ..? , lanjut ke pertanyaan no 2 ya , Apa sih Pemanfaatan GIS ..?
Adapun pemanfaatan SIG secara umum, dapat diterapkan pada berbagai bidang berikut;
- Tata Guna Lahan
- Telekomunikasi
- Transportasi
- Perencanaan Pembangunan
- Pengelolaan SDM
- Pengawasan Bencana Alam
Penjelasan dari pemanfaatan SIG dalam berbagai bidang tersebut, beserta dengan contohnya antara lain adalah sebagai berikut;
Bidang Tata Guna Lahan
Manfaat SIG yang dapat dijalnakan, khususnya untuk tata kelola dalam lahan, antara lain sebagai berikut;
- Penentuan kesesuaian lahan melalui zoning sesuai karakteristik lahan.
- SIG secara umum dapat bermanfaat untuk proses penentuan lokasi untuk pembangunan fasilitas-fasilitas umum agar penggunaannya berjalan efektif.
- Manfaat SIG dapat menjadi penentuan atas arahan pengembangan kawasan, misalnya kawasan budi daya, konservasi, dan pertanian.
- Keutumaan SIG dapat dijadikan sebagai landasan awal dalam informasi spasial untuk pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) dan jalur hijau.
Bidang Telekomunikasi dan Transportasi
Adapun kegunaan SIG yang menjadi simbul fasilitas telekominikasi serta transportasi, antara lain adalah sebagai berikut;
- Penentuan lokasi pembangunan Base Transceiver Station (BTS) pada jaringan seluler
- SIG dapat dijadikan sebagai lahan manajemen jaringan kabel dan pengguna layanan telekomunikasi.
- SIG dapat dijadikan sebagai alat identifikasi untuk jaringan atau sambungan yang mengalami kerusakan.
- SIG dapat dipergunakan untuk proses penentuan jaringan transportasi dan rekayasa lalu untas.
- SIG dapat bermanfaat untuk penentuan tingkat aksesibilitas suatu wilayah.
Bidang Perencanaan Pembangunan
Kebermanfaat dalam SIG, khususnya untuk perencanaan pembangunan dalam upaya mendorong terjadi pendapatan perekonomian masyarakat yang tinggi. Antara lain adalah sebagai berikut;
- SIG dapat dimanfaatkan untuk penentuan lokasi pembangunan kawasan permukiman, industri, dan fasilitas umum.
- SIG dalam perencanaan pembangunan sejatinya bisa dimaksimalkan untuk pariwisata misalnya dalam proses inventarisasi serta analisis potensi pariwisata untuk pengmbangan ekonomi masyarakat. Kasus ini misalnya saja khusus dalam hal ini dapat di contohkan sebagai NTB, yang dikenal dengan Wisata Halal dengan dinasti beberapa wilayah Pulau Lombok.
- SIG dapat dimanfaatkan dalam pendataan dan pengembangan pusat pusat pertumbuhan dan pembangunan.
Bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam
Adapun manfaat lainnya, dalam proses pengelolaan SDA (Sumber Daya Alam) yang dikelola oleh manusia, baik Bahan Bakar, Minyak, Gas Bumi, dan lainnya. Antara lain sebagai berikut;
- Dipergunakan sebagai analisis dan pengembangan potensi daerah.
- SIG dapat dimanfaatkan sebagai inventarisasi atas beragam sumber daya alam.
- SIG dapat dipergunakan sebagai proses penentuan tingkat kekritisan lahan.
- Penentuan kelas kemampuan lahan yang dijadikan sebagai upaya melihat potensi SDA nya.
Pengawasan Bencana Alam
Selanjutnya, untuk manfaaat SIG dalam pengawasan bancana alam dapatlah dipergunakan untuk keperluan sebagai berikut;
- Pemantauan wilayah yang terkena dampak bencana di suatu wilayah/daerah, baik di Indonesia atupun di dunia.
- SIG dapat dihadikan sebagai proses penentuan tindakan preventif untuk mengurangi dampak bencana alam.
- SIG dipergunakan untuk menganalisis penentuan zona kawasan rawan bencana sesuai tingkat kerentanannya.
- SIG diperlukan untuk proses penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi daerah pasca bencana yang terjadi di dalam suatu daerah.
Dari serangkaian penjelasan tentang manfaat SIG diatas, secara umum tidak terlepas dari keunggulan yang diberikan. Salah satunya SIG bisa dengan mudah menganalisas data spasial dan nonspasial sehingga seolah mengefensinesi peranan peneliti untuk lebih mempergunakan SIG.
Nah dari sini baru ngerti kan kalo GIS itu sangat dibutuhkan mengingat manfaat nya begitu besar bagi kehidupan era modern ini .
Lalu apa saja komponen nya ..? dan basic belajar gimana ...??, Kita akan bahas itu disini bro
1. Komponen GIS
- Spasial dan Non Spasial
- Proyeksi Peta
2. Pengambilan Data
- Pengindraan Jauh
- dll
Data Spatial Adalah database yang mengoptimalkan untuk menyimpan dan mengolah data yang merepresentasikan objects yang menjelaskan ruang geometri.
~ Spatial data termasuk lokasi, bentuk, ukuran, dan arah.
Data Non Spatial Sebagai berikut :
~ Data yang terkait dengan lokasi tertentu yang ditentukan secara tepat.
~ Data seringkali statistik tetapi bisa berupa teks, gambar, atau multi-media. Ini terkait dalam GIS ke data spasial yang menentukan lokasi.
~Data non-spasial (juga disebut data atribut atau karakteristik) adalah informasi yang independen dari semua pertimbangan geometrik.
Proyeksi Map
Metode apa pun yang mewakili permukaan tiga dimensi ke bidang dua dimensi.
Sphere adalah objek geometris bulat sempurna dalam ruang tiga dimensi yang merupakan permukaan bola yang benar-benar bulat (yaitu, analog dengan objek lingkaran dalam dua dimensi, di mana "lingkaran" membatasi "disk" -nya).
Suatu ellipsoid adalah suatu permukaan yang dapat diperoleh dari suatu bola dengan mendeformasi bentuknya dengan cara directional scalings, atau lebih umum, dari suatu transformasi affine.
Geoid adalah bentuk yang permukaan laut akan ambil di bawah pengaruh gravitasi bumi dan rotasi saja, tanpa adanya pengaruh lain seperti angin dan pasang surut.
Jenis - Jenis Proyeksi Map
Terimakasih Telah membaca
Sekian dari postingan ini, Sampai ketemu lain waktu...







0 comments:
Post a Comment