Model Basis Data
Apa itu basis data spasial dalam GIS?
Database spasial memberikan fondasi yang kuat untuk mengakses, menyimpan, dan mengelola kerajaan data spasial Anda.
Basis data adalah kumpulan informasi terkait yang memungkinkan entri, penyimpanan, input, output, dan organisasi data. Database management system (DBMS) berfungsi sebagai antarmuka antara pengguna dan basis data mereka.
Sebuah spasial database yang meliputi lokasi . Ini memiliki geometri sebagai titik, garis, dan poligon.
GIS menggabungkan data spasial dari banyak sumber dengan banyak orang yang berbeda. Basis data menghubungkan pengguna ke basis data GIS.
Sebagai contoh, sebuah kota mungkin memiliki divisi air limbah, catatan tanah, transportasi dan pemadam kebakaran terhubung dan menggunakan dataset dari database spasial umum.
Mari kita lihat lebih dekat pada database spasial dan bagaimana mereka digunakan dalam GIS.
Apa saja atribut tabel di GIS?
Pertama, mari kita lihat dasar-dasarnya:
Secara default, fitur vektor spasial selalu dikaitkan dengan tabel atribut non-spasial dalam GIS. Fitur spasial menyimpan tempat objek berada di peta. Tabel atribut non-spasial menjelaskan apa yang diwakili objek pada peta. Tabel atribut mirip dengan spreadsheet.

BIDANG memiliki berbagai jenis seperti teks ( string ), bilangan bulat ( jumlah keseluruhan s) dan tanggal ( YYYY / MM / DD ). Nama bidang adalah judul nama kolom. Nama bidang harus deskriptif dari informasi yang dimasukkan dalam kolom. Misalnya, populasi rata-rata mungkin memiliki nama bidang AVG_POP .
ROWS dalam tabel atribut mewakili fitur spasial dalam kumpulan data atau catatan terkait dari kumpulan data tersebut.
Baris dalam suatu atribut dapat memiliki hubungan dengan fitur spasial. Ada tiga jenis hubungan:
- Hubungan satu-ke-satu
- Hubungan satu-ke-banyak
- Hubungan many-to-many
Apakah ada kaitannya tentang SMBD ..? ,Tentu Saja ada .
SMBD adalah suatu sistem atau perangkat lunak yang dirancang untuk mengelola suatu basis data dan menjalankan operasi terhadap data yang diminta banyak pengguna. menyimpan data, mengelola data dan mengeluarkan data. SMBD sendiri sangat penting sebelum memulai kita membangun atau mengerjakan projek GIS, karena ita akan menyimpan data dan memanggil data tersebut. Penyimpanan dalam bentuk ini akan mempunyai manfaat yang optimal jika ukuran filenya relatif kecil, seperti file o dari flat file, seperti bertambahnya kecepatan dalam pengolahan data.
Kualitas informasi :
- Informasi disimpan dalam database,
- Konstruksi yang buruk dan kesalahan data akan memberikan Sampah bukan Sistem Informasi Geografis,
Informasi yang diperlukan untuk desain database:
- Daftar lengkap data, ditentukan dengan benar dan diperiksa untuk validitas dan konsistensi.
- Daftar sumber data potensial (peta, foto udara, file tabular, file digital) yang di katalog dan dievaluasi untuk akurasi dan kelengkapannya.
- Daftar kemampuan fungsional yang dibutuhkan dari GIS (dari penilaian kebutuhan). Seperti visualisasi, analisis spasial, analisis statistik, dan pemodelan.
Konstruksi basis data / konversi adalah proses membangun basis data digital dari data sumber - peta dan file tabular. Penekanan utamanya adalah manajemen aktivitas dan jaminan kualitas / kontrol kualitas dari data yang dikonversi. Grafik peta merepresentasikan semua fitur (entitas) pada peta sebagai titik, garis, area, atau piksel. Basis data tabular berisi informasi atribut yang menggambarkan entitas (bangunan, parsel, dll.). Kunci umum (indeks data grafik) harus dibuat antara grafik peta dan catatan basis data tabular untuk membuat tautan.
Berdasarkan Tipe Data
Berdasarkan Geografi :
• Data Lokasi
– Koordinat
– Nama Lokasi
– Topologi
• Data Non Lokasi
– Attribut
• Data dimensi waktu
Jenis Data Statistik :
• Nominal
• Categorical
• Ordinal
Data Raster
Data Vektor
Hybrid & Integrated System
- Struktur data vektor dan struktur data raster dapat dipadukan pada suatu sistem, dengan melengkapi fasilitas konversi vektor ke raster dan raster ke vektor. Selain itu juga disediakan fungsi-fungsi untuk mengolah masing-masing struktur data.
- Data SIG terdiri dari dua bentuk data: yaitu data grafis yang menyatakan entitas obyek dan data attribut. Data grafis yang terdiri dari data koordinat dan data topologi disimpan di berkas yang terpisah dari data atribut. Data atribut ditangani oleh database management system. Penggabungan kedua tipe data dilakukan melalui suatu kode identifikasi, misal kode identifikasi poligon, garis atau titik. Hal yang sama juga dapat dilakukan 'linkage' antara grid-cell modules dengan database management system.
- Operasional SIG secara keseluruhan yang terdiri dari SIG software, CAD software, Image Processing software, GPS software, Open-Source components, DBMS system.
Konversi






0 comments:
Post a Comment